This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 Desember 2023

SD PT Pasangkayu Melaksanakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5

Sabtu tanggal 16 Desember 2023 SD PT Pasangkayu melaksanakan Gelar Karya Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila dengan mengusung Tema Kearifan Lokal dan Budaya Daerah (Makanan Tradisional dan Petas Seni). Pada Tahun Ajaran 2023-2024 SD PT Pasangkayu menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka dan ini merupakan tahun pertama bagi SD PT Pasangkayu dalam melaksanakan  Gelar Karya Proyek Penguatan Profile Palajar Pancasila. Dalam Tahun pertama pelaksanaan Gelar Karya ini baru diikuti oleh kelas 1 dan kelas 4, dan untuk tahun depan akan ikuti oleh kelas 1, 2, dan kelas 4,5 sampai nantinya secara bertahap akan diikuti oleh seluruh kelas di SD PT Pasangkayu.

Kagiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WITA dibuka langsung oleh Bapak Kepala Sekolah SD PT Pasangkayu, Beliau menyampaikan bahwa kegitan ini bertujuan tiada lain untuk menggali makna kalian sebagai siswa untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang kalian miliki baik dari segi minat, bakat maupun karatkeristik. Agar nantinya apa yang menjadi tujuan Pendidikan Nasional menurut Ki Hajar Dewantara itu dapat tercapai. Yakni dapat mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi-tingginya baik sebagai individu maupun anggota Masyarakat. Dan tidak kalah penting yakni dengan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila dalam hal ini kreatifitas kalian dapat terasah dengan baik, nilai gotong royong dan juga mandiri.

Dalam pelaksanaan Gelar Karya ini sesuai dengan temanya yakni Kearifan Lokal dan Budaya Daerah ( Makanan Tradisional dan Seni). Adapaun karya yang akan ditampilkan ialah Hari pasar (Market Day) dengan konsep Makanan Tradisional untuk kelas 1 yang terdiri dari 3 kelas yakni kelas 1 Hasanudin, 1 Patimura dan 1 Cut Nyak Dien.  Pada Gelar Karya ini kelas 1 membuat makanan tradisional dari bahan dasar yang sering kita jumpai dan bisa dengan mudah kita dapatkan di lingkungan sekitar kita seperti tahu, pisang, ubi kayu, ubi jalar, jagung, tepung terigu,tepung beras, kacang hijau dan lain-lain. Dari berbagai bahan dasar tersebut diolah menjadi beraneka ragam kue tradisional yang sangat nikmat, legit dan lezat. Untuk pembuatan kue tradisional ini para siswa bekerja sama dengan orang tua untuk memilih kue apa yang akan mereka buat dalam kegiatan Gelar Karya ini. 



Selain dipasarkan di kegiatan Gelar Karya ini juga sebagai bahan untuk pengenalan makanan-makanan tradisional kepada peserta didik, sarana melestarikan makanan tradisional juga pembelajaran kewirausahaan/ jiwa kemandirian. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kelas 6 Teuku Umar berjejer didepan kelas hingga memenuhi halaman kelas 2 Diponegoro para siswa pun sangat antusias membeli berbagai makanan tradisional yang dijajakan kelas 1 seperti klepon, tarajuk, wajik, mendut, onde-onde, pethotan, dodor, bolu,tetu, burongko  dan berbagai jenis kue tradisioal lainya. Sambil menikmati kue trasional para siswa pun menyaksikan pertunjukan pentas seni dari kelas 4 yang mengusung tema Budaya Daerah dengan menampilkan berbagai tarian daerah  dan juga tari kreasi yang diiringi dengan lagu daerah. Kegiatan Pentas seni ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 4 baik dari kelas 4 Sutan Syahrir, kelas 4 Soekarno, dan kelas 4 Muh. Hatta.

Tari Hihid Angin Mamiri menjadi salah satu tarian di pementasan Pentas Seni kemarin, tari ini merupakan tarian daerahl yang berasal dari Makassar Sulawesi Selatan, tarian ini menggunakan kipas sebagai salah satu property tarinya dan menggunakan iringan lagu Angin Mamiri sebagai salah satu lagu daerah yang berasal dari Makassar Sulawesi Barat. lagu Angin Mamiri ini diciptakan Borra Daeng Ngirate sekitar tahun 1940 an dan Filosofi dari lagu Angin Mamiri menunjukkan lagu merupakan sebuah pesan kepada angin agar membuat seorang yang dituju tersebut merasa rindu terhadap pemilik mantra.

Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.00 WITA dan di akhiri dengan foto bersama seluruh panitia pelaksana penyelenggara kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Penulis : Azibatul Roviah, S.Pd

Senin, 17 Juli 2023

Borong Juara Tingkat Provinsi dan Kabupaten, Siswa SD PT Pasangkayu Wakili Sulawesi Barat di Ajang Nasional


    SD PT Pasangkayu kembali menorehkan prestasi non akademik tingkat SD tahun 2023 diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat. Siswa SD PT Pasangkayu berhasil meraih Juara I Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) diumumkan lewat surat pertanggal 12 Juli 2023. Dengan demikian, siswa bernama Gracia Adelia ini akan mewakili Provinsi Sulawesi Barat diajang FLS2N Cabang Kriya Anyam ke tingkat nasional diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud dan Dikti). 

        Selain Gracia Adelia, siswa SD PT Pasangkayu lainnya atas nama Ni Made Dyana Paramitha juga meraih Juara II FLS2N Cabang Cerita Bergambar. Prestasi non akademik beberapa siswa SD PT Pasangkayu ini, juga meraih beberapa prestasi akademik diantaranya dua siswa mendapat Juara I dan Juara III untuk bidang studi IPA. Kedua siswa itu atas nama Maulidya Uzlifathul Jannah mendapat Juara I dan Juara III atas nama Patricia Angelica. Dua siswa lainnya mendapat Juara I dan III untuk bidang studi matematika. Masing-masing siswa bernama Citra Lestari Juara I dan Juara III atas nama Muhammad Aqil. Keempat siswa ini menjuarai lomba tingkat kabupaten dan langsung otomatis mewakili Kabupaten Pasangkayu ke tingkat provinsi yang hasilnya belum diumumkan sampai saat ini.

        Prestasi akademik lainnya, lima siswa SD PT Pasangkayu atas nama Patricia Angelica, Maulidya Uzlifathul Jannah, Naufal Danis Pratama, Afika dan Rafatan lolos menjadi finalis Olimpiade Sains Kuark (OSK) tingkat nasional. Sebelumnya ke lima siswa itu telah lolos mengikuti seleksi semi final tingkat nasional bersaing dengan ratusan sekolah se-Indonesia. Untuk lomba OSK babak final, kelima siswa peserta OSK ini harus melewati proses yang baru dan menantang, yaitu membuat proyek sains ilmiah yang di videokan dan hasilnya masih menunggu pengumuman dari Panitia OSK Pusat.

        Kepala SD PT Pasangkayu, Ahmad mengatakan, semua prestasi ini adalah hasil kerja keras semua guru dan para siswa yang dibinanya dalam klub-klub ekstrakurikuler di SD PT Pasangkayu. “Saya berharap, capaian prestasi ini mudah-mudahan dapat memotivasi para siswa SD PT Pasangkayu lainnya,” kata Ahmad dalam keterangannya di Pasangkayu, Sabtu (15/7/2023).

        Ahmad berpesan, agar para siswanya yang menorehkan prestasi itu tetap istiqamah dalam belajar dan tidak jumawa. “Saya berharap untuk senantias rajin belajar dan berprestasi dalam semua bidang, baik itu bidang akademik maupun bidang non akademik pada event-event lain di kesempatan akan datang,” imbuhnya.

Jumat, 07 Juli 2023

Menjaga Lingkungan Sekolah Dengan Mengenal Sampah

Hasil karya siswa-siswi dari sampah yang dapat di daur ulang


Sekolah yang bersih, nyaman, dan rindang menjadi dambaan semua warga sekolah. Oleh karena itu, sudah seharusnya kebersihan lingkungan sekolah dijaga agar seluruh warga sekolah nyaman. Terlebih bagi murid, yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

Sampah, jika kita mendengar kata sampah maka yang terpikirkan oleh kita adalah kumpulan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai sehingga wajib dibuang. Sampah bungkus makanan dan dedaunan adalah jenis sampah yang sering menjadi masalah di lingkungan sekolah. Setiap harinya anak-anak mengkonsumsi makanan yang ada di kantin sekolah. Secara langsung pembungkus makanan tersebut akan menjadi sampah. Tidak hanya itu dedaunan yang gugur setiap harinya juga menyumbang sampah bagi lingkungan sekolah. Sampah-sampah ini akan menjadi masalah yang serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang baik. Seperti peribahasa “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”, maka sampah yang setiap harinya mengotori lingkungan sekolah lama-lama akan bertumpuk. Bila tidak segera di atasi kemungkinan yang terjadi adalah lingkungan sekolah menjadi kotor dan timbullah sarang penyakit.

Kesadaran seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah sehat  menjadi peran penting untuk menanggulangi masalah sampah tersebut. Mulai dari hal terkecil seperti membuang sampah pada tempatnya hingga membuat pengolahan sampah. Pengolahan sampah diperlukan agar tidak terjadi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir. Bagaimana cara melakukan pengolahan sampah? Sampah terbagi menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sebelum sampah-sampah tersebut masuk ke tempat pembuangan akhir maka perlu dilakukan pemilahan sampah. Contohnya sampah organik seperti daun dan sisa makanan dipisahkan dengan sampah anorganik yaitu plastik pembungkus makanan, kertas, dan sebagainya. Selanjutnya, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah.

Bagaimana dengan sampah anorganik? Sama dengan sampah organik, sampah anorganik bisa menjadi barang yang bermanfaat. Sampah anorganik dapat di pilah-pilah lagi disusun berdasarkan jenis bendanya. Misalnya, sampah anorganik seperti botol plastik maupun plastik bungkus makanan dapat diolah kembali menjadi benda kerajinan tangan yang berguna. Jika mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat maka sampah yang semestinya menjadi barang tidak berguna dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Tidak hanya itu saja sampah juga bisa mempunyai nilai jual sehingga tidak hanya kesadaran warga sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan tetapi juga dapat memberikan kemampuan warga sekolah terutama siswa untuk mengasah kreatifitasnya yang kemudian dapat dimanfaatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Contributor: Budi Iswanto. S.Pd

Selasa, 04 April 2023

JELANG OSN Daring Berbasis Android SD PT PASANGKAYU Lakukan Persiapan





        Sulawesi Barat (SD PT Pasangkayu) – Sebanyak 10 siswa SD PT Pasangkayu mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMDIKBUD), pada Senin (3/4/2023) - Selasa (4/4/2023) secara online.  5 Siswa mengikuti olimpiade cabang Matematika, dan 5 lainnya mengikuti olimpiade cabang IPA. Tri Murdiyanto S.Pd selaku pembimbing OSN mata pelajaran IPA menyatakan kesepuluh siswa tersebut benar-benar dalam kondisi prima mengikuti olimpade tersebut. “Mereka sudah berlatih intensif selama 2 bulan, sehingga mereka siap dalam melaksanakan OSN kali ini,” jelas Tri

        Kepala sekolah SD PT Pasangkayu juga sangat mengapresiasi siswa siswi yang mengikuti kegiatan ini. Para pembimbing pun pastinya memiliki harapan besar kepada para siswa yang mengikuti olimpiade. Seperti yang dikatakan oleh Ida Rahman S.Pd selaku pembimbing OSN mata pelajaran Matematika, “Harapannya, semoga anak-anak bisa berprestasi di ajang olimpiade sains ini hingga sampai ke tingkat nasional. Meskipun olimpiade dilaksanakan secara daring, saya yakin itu tidak akan mengurangi semangat para siswa.” Ujar Ida. Agus Buchori selaku Admin Sekolah sekaligus Operator Dapodik juga berperan penting dalam kegiatan ini. Tak hanya membantu dalam mendaftarkan para siswa, Agus juga memandu para siswa dalam penggunaan gadget guna mempermudah siswa dalam melaksanakan OSN secara online. “Ini merupakan kali pertama anak-anak mengikuti kegiatan lomba OSN secara online. Jadi untuk anak-anak yang tinggal di perkebunan kelapa sawit, jaringan internet masih kurang memadai. Tapi saya harap anak-anak tetap bisa berprestasi dalam kegiatan olimpiade sains ini dan bisa bersaing sampai ke tingkat nasional.” Ucap Agus Buchori.

        SD PT Pasangkayu berlokasi di daerah perkebunan kelapa sawit yang jauh dari perkotaan.  Sekolah yang berlokasi di  Afdeling Delta Perumahan Guru PT Pasangkayu, Gunung Sari, Kec. Pasangkayu, Kab. Pasangkayu Prov. Sulawesi Barat. kurang lebih 18 kilometer dari Kabupaten Pasangkayu. Karena berada di lingkungan perkebunan kelapa sawit, hal tersebut menyebabkan adanya beberapa kendala dalam pelaksanaan OSN. Salah satunya adalah kendala jaringan internet yang tiba-tiba down. Namun para siswa dan pembimbing tetap semangat dalam mengikuti kegiatan OSN.

Contributor : Agus Buchori, S.Pd

Sabtu, 18 Februari 2023

QCCNT "PENA" EDUKASI PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK ( P2Ka )

 




Download Powerpoint


Penulis : Natalia Tamba, S.Pd

Senin, 31 Oktober 2022

SD PT Pasangkayu Sukses Gelar ANBK 2022


    Langit mendung yang disertai rintik hujan menaungi wilayah perkebunan kelapa sawit PT Pasangkayu pagi itu (Rabu, 26/10), situasi yang meneduhkan ini justru membuat was-was para proktor (petugas operator ANBK SD PT Pasangkayu) dan para siswa kelas lima SD PT Pasangkayu dalam menghadapi kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang akan dilaksanakan Rabu-Kamis, 26-27 Oktober 2022. Situasi cuaca yang kurang bagus ini berpengaruh besar pada kelancaran kegiatan ANBK, karena berhubungan dengan jaringan internet yang menjadi unsur utama kegiatan ANBK di SD PT Pasangkayu yang akan dilaksanakan pagi itu, selama dua minggu ini signal internet tidak begitu bagus di lingkungan sekolah PT Pasangkayu.
        Tepat pukul 08.00 WITA kegiatan asesmen yang sudah berlangsung untuk kedua kalinya ini pun dimulai, pada sesi pertama ini, siswa yang ikut berjumlah 15 orang, mereka masuk dengan tertib setelah melalui protokol kesehatan COVID-19 yang masih diterapkan di seluruh sekolah Astra Grup. Dua jam berjibaku dengan soal-soal ANBK, tepat pukul 10.00 WITA para siswa pun selesai mengerjakan seluruh soal. Masuk pukul 10.30 WITA kegiatan ANBK kloter kedua pun dimulai para siswa di sesi kedua ini tidak kalah seriusnya mengerjakan soal-soal yang tampak di layar komputer, Secara keseluruhan para siswa dapat menjawab soal-soal ANBK dengan menggunakan komputer di Lab TIK SMP PT Pasangkayu, walaupun beberapa siswa memang nampak kaku dalam mengoperasikan mouse  komputer dalam mengerjakan soal ANBK tersebut. Para siswa tersebut sebetulnya sudah terbiasa berhadapan dengan perangkat komputer karena mulok pelajaran TIK sudah diajarkan dari kelas dua di SD PT Pasangkayu, namun beberapa siswa kelihatan agak kaku dalam mengoperasikan mouse komputer yang sudah lama tidak dipegangnya karena selama pandemik mereka melakukan kegiatan belajar dari rumah.
        Kegiatan ANBK ini dipandu oleh dua guru yang menjadi proktor ANBK, yaitu Agus Buchori S.Pd dan Tri Murdiyanto, S.Pd, dan Tim Guru Panitia serta diawasi oleh seorang pengawas dari SMP PT Pasangkayu. Tim panitia ini telah bekerja keras dari awal mulai dari penentuan tempat yang pada rencana awalnya akan dilaksanakan di Lab. TIK SD PT Pasangkayu tapi karena signal internet tidak stabil akhirnya tempat pelaksanaan dipindah di Lab. TIK. SMP PT Pasangkayu. Tim Panitia ini juga mengantisipasi signal yang dikhawatirkan tidak stabil dengan menggunakan modem orbit pribadi milik mereka. Akhirnya dengan persiapan yang matang dan antisipasi yang sigap kegiatan ANBK ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar.  
        Kepala SD PT Pasangkayu, Ahmad menyampaikan “Pelaksanaan kedua ANBK tahun ini banyak kendalanya tapi dapat diikuti semua peserta dari SD PT Pasangkayu dengan tertib dan lancar, saya ucapakan terima kasih atas kesigapan Tim Panitia ANBK SD PT Pasangkayu”.
      Kepala SD Pasangkayu tidak lupa juga berterima kasih kepada Tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasangkayu yang selalu berkoordinasi dan memandu para guru yang bertugas menjadi proktor di sekolah kami, sehingga secara teknis kegiatan gladi dan kegiatan utama ANBK di sekolah kami berjalan dengan baik dan lancar.   

Contributor : Agus Buchori, S.Pd

Sabtu, 07 Mei 2022

Meningkatkan Kemampuan Literasi Bahasa Inggris Siswa SD PT PASANGKAYU Melalui Program Conspe

    Era globalisasi sudah di depan mata, komunikasi akan menjadi ujung tombak hubungan antar bangsa dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Untuk menyikapi hal ini, maka sudah seharusnya kita mempersiapkan diri dengan meningkatkan kemampuan komunikasi melalui penguasaan bahasa internasional, Bahasa Inggris salah satunya. Sekolah sebagai institusi untuk mencetak sumber daya manusia menjadi salah satu tempat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ini. Sekolah bisa melakukan pengenalan berbahasa internasional ini, selain melalui kurikulum wajib/mulok mata pelajaran Bahasa Inggris juga bisa melalui kegiatan literasi membaca dan berbahasa. Kegiatan literasi yang sedang digalakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi ini sekarang sudah menjadi program rutin dan program wajib di SD PT Pasangkayu. Kegiatan literasi yang dilaksanakan di SD PT Pasangkayu ini mencakup kegiatan literasi membaca dan literasi numerik. Kegiatan literasi membaca yang dilaksanakan di SD PT Pasangkayu terdiri dari Pojok Baca, Kelas Iqro/Al-Kitab, English Conspe dan Tata Krama & Budi Pekerti sedangkan literasi numerik dilaksanakan melalui kegiatan Matematika Gasing. Semua kegiatan literasi ini sudah terjadwal mulai hari Senin sampai Jumat yang dilaksanakan 20 menit sebelum kegiatan pembelajaran utama dilaksanakan.


    Conspe (Confident Speaker) merupakan salah satu program literasi membaca yang ada di SD PT Pasangkayu. Program ini merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris siswa SD PT Pasangkayu. Program ini dijalankan seminggu sekali di 20 menit pertama sebelum pembelajaran dimulai. Program ini telah berjalan selama 2 semester dengan cakupan materi sebagai berikut, kelas 1(Classroom language, greeting and alphabets, alphabets and personal identity), kelas 2 (Classroom language, greeting, parting and numbers, things in the bag and classroom), kelas 3 (Classroom language and simple introduction, self-introduction, introducing others), kelas 4 (Classroom language and greeting, parting, thanking, and apologizing, asking personal information, date), kelas 5 (Classroom language and simple introduction, self-introduction and introducing others, days and months), kelas 6 (classroom language and imperative sentence, imperative sentence and asking permission, ownership and there is/there are).
    Sebelum melaksanakan program ini saya berbagi ilmu literasi membaca Bahasa Inggris dengan rekan-rekan wali kelas agar nantinya dapat mempermudah penyampaian materi Conspe. Penyampaian materi Conspe serta evaluasi pelaksanaan program Conspe dikelas masing-masing wali kelas dilakukan setiap hari sabtu
    Meskipun Bahasa Inggris bukan merupakan pelajaran wajib yang ada di Sekolah Dasar, namun peserta didik SD PT Pasangkayu telah mampu untuk melakukan interaksi sederhana di dalam kelas dengan menggunakan Bahasa Inggris. Hal ini terjadi karena program conspe yang telah dijalankan selama 2 semester. Setelah merasakan manfaat dari program ini, harapannya program ini dapat berlanjut agar kedepannya peserta didik mampu memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk berbicara Bahasa Inggris. Dengan menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak dalam berbicara Bahasa Inggris, harapannya dapat menjadi bekal mereka kedepannya untuk mempelajari Bahasa Inggris lebih lanjut.

Contributor : Firga Vitrasya Bintari, S.Pd